Sapaan Baru Kaum Milenial



Djoko Saryono


Dulu kalangan muda gemar menyapa memakai "mas/mbak/teh/neng". Banyak pula digunakan sapaan asal bahasa daerah. Kemudian, belum lama berselang, banyak dipakai sapaan "bro dan kak" bagi siapa saja (meskipun sapaan itu berasal dari pemendekan "brother, kakak").

Kalangan tertentu pakai sapaan "say, sis", yang juga pemendekan. Belakangan ini juga dipakai sapaan "lur" di wilayah bahasa Jawa. Sekarang sapaan "bro" tinggal dipakai orang paruh baya, apalagi sapaan "say, sis" digunakan penutur bahasa relatif tua, tak jarang nenek. Kalangan muda/milenial sekarang sudah bergeser lagi memakai sapaan macam "bestie, mazzeeh, bosque".

Waktu berlalu, muncul generasi baru, berubah pula sapaan. Gaya hidup cepat berubah juga timbulkan cepatnya perubahan sapaan. Begitu juga pemendekan kronologis kategori generasi munculkan sapaan baru. Pergeseran sapaan sejenis "mak/mbak" ke yang lain relatif lambat.

Pergeseran sapaan "bro, say, sis" ke sapaan "bestie, mazzeee, dan bosque" sangat cepat. Sapaan "bro, say, dan sis" kini lazim dipakai orang paruh baya dan tua macam saya, kaum muda jarang memakainya lagi. Bahkan kini kaum paruh baya atau tua macam saya mulai tiru-tiru pakai sapaan "bestie, mazzeee atau bosque".

Begitulah ragam bahasa sehari-hari atau gaul. Kalangan muda kreatif-produktif sekaligus mudah (entengan) membuat dan memakai sapaan baru. Mungkin semboyannya "hilang satu tumbuh seribu". Komunikasi jadi segar, bahasa jadi bugar.

Kalangan paruh baya atau tua macam saya lebih banyak ikut-ikutan atau menjumputnya. Mungkin biar tak disangka bahasanya jadul atau arkais dari planet masa lalu penuh kenangan. Mereka pengguna, tak pencipta sapaan, agar tak ditinggal kereta zaman.

Bukankah begitu, mas/mbak/teh eh bro/say eh bestie/bosque? Hop.
Stop di sini.

Bersumber dari akun FB Djoko Sarjono

Pilihan

Tulisan terkait

Utama 9029253648830896256

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.Silakan

emo-but-icon

Baru


Daftar Isi

Loading....

Idola (Indonesia Layak Anak)

Idola  (Indonesia Layak Anak)
Kerjasama Rumah Literasi Sumenep dengan Pro 1 RRI Sumenep

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >

Pesan Buku

Pesan Buku

 Serpihan Puisi “Sampai Ambang Senja” merupakan buku kumpulan puisi Lilik Rosida Irmawati, penerbit Rumah Literasi Sumenep (2024).  Buku ini berjumlah 96 halaman, dengan pengantar Hidayat Raharja serta dilengkapi testimoni sejumlah penyair Indonesia.  Yang berminat, silakan kontak HP/WA 087805533567, 087860250200, dengan harga cuma Rp. 50.000,- , tentu bila kirim via paket selain ongkir.

Relaksasi


 

Jadwal Sholat

item
close