Perempuan Madura dan Tanèyan Lanjhâng: Kekuatan Senyap di Balik Bangunan Kebudayaan Pulau Garam
Rumah Tanèyan Lanjhâng Selama ini, masyarakat Madura sering dipahami melalui simbol-simbol maskulinitas yang kuat. Namun, di balik citra te...
Rumah Tanèyan Lanjhâng Selama ini, masyarakat Madura sering dipahami melalui simbol-simbol maskulinitas yang kuat. Namun, di balik citra te...
Cerpen: Ahmad Rasyid el-Haromain Dua hari lagi aku akan meninggalkan Madinah. Kota yang selalu membuat hati ingin pulang, sekaligus enggan ...
Cerpen: Hadi Mulya Pak Harun, usianya kini menginjak 58 tahun. Selama lebih dari 32 tahun, ia mengabdi sebagai guru Bahasa Indonesia di ...
Oleh: Malkan Junaidi Banyak penyair tidak terima ketika dikatakan bahwa puisi ditulis untuk pembaca tertentu, seperti dikatakan bahwa ti...
Masjid Agung Sumenep (atau Masjid Jamik) merupakan ikon budaya dan sejarah di Kabupaten Sumenep, Madura Penulis: Zafira Fitria Al-Faizah ...
Belajar Keikhlasan dari Imam Ibnu al-Munkadir yang Menyembunyikan Ibadah Hingga Bunyi Air Wudhunya "Sesungguhnya Allah tidak meliha...
Salah satu kesenian yang ditampilkan Sumenep, Rulis: Malam di halaman SDN Padangdangan I, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Rabu (...